Page 227 - Biografi Letjen TNI Anto Mukti Putranto rev 1
P. 227

Benny Makalawu                                          pernah mengeluh dan tidak pernah neko-neko.               209
                  PENGUSAHA                                                  Beliau juga sangat memanusiakan manusia.
                  ----------                                              Contohnya, kalau kebetulan main ke rumah saya dan

                  “Saya     pertama     kali                              kebetulan  asisten  rumah  tangga  atau  baby  sitter
                  bertemu    beliau   waktu                               yang membukakan pintu,  beliaunpasti menyapanya

                  pangkatnya  masih mayor.                                dengan sopan santun menanyakanmkabar mereka,
                  Luar     biasa,   setelah                               meskipun pangkatnya sudah jenderal.
                  pertemuan itu, kami tetap                                  Satu lagi, ia bukan orang yang suka mengharapkan
                  menjalin      komunikasi,                               imbalan. Dulu pernah  saya memberi amplop beliau
                  tidak  tahu mengapa ada                                 menolak. Beliau masih kolonel  waktu itu. Kepada

                  chemistry di antara kami,                               keluarga dia juga sangat care terutama dengan anaknya.
                  istilahnya satu frekuensi.                              Saya sangat salut keluarganya begitu harmonis. Tidak
                     Saya melihat beliau itu                              pernah keluar dari jalur. Sudah langka orang seperti itu.

                  sangat hebat sekali. Beliau sangat perhatian kepada        Kesimpulannya,  beliaulah  tentara  tulen  yang
                  para prajuritnya sampai ke  dapur-dapur prajurit        sederhana. Perhatiannya  tinggi untuk kesatuan.
                  menjadi perhatiannya.                                   Semua pikirannya untuk TNI, TNI, dan TNI.
                     Yang menarik, The way of life-nya sangat sederhana.     Ucapan paling berkesan  dari beliau  yang saya
                  Sampai menjabat kolonel juga masih sederhana.           kagumi  adalah  soal  memberi  bantuan  seperti  bakti

                  Ibunya pun demikian dari pakaiannya, makannya, tidak    sosial (baksos) misalnya. Beliau selalu bilang “Pak
   222   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232